-->

Ads 720 x 90

Header-hoz

Cuplikan Kuliah Wisata Hati Ke-15

Seorang ayah memimpikan ke tanah suci. Ia tidak berani menyertakan istrinya dan anak-anaknya ke dalam doanya agar semua bisa ke tanah suci. Untuk berdoa supaya bisa pergi sendiri saja ke tanah suci, sudah merupakan keberanian doa yang tinggi baginya. Apalah dia. Kaya tidak, saleh pun tidak. Kaya tidak, ibadah pun pas-pasan. Ayah ini berkenalan dengan ayat-ayat ismuwloohil a’dzhom. Rangkaian ayat-ayat yang ada asmaa-ul husnaa-nya. Diperkenalkan gurunya. Ia belajar pula tentang sedekah Jum’at. Hingga ia kemudian mengalami kejadian spektakuler. Ia masih miskin. Masih ayah yang sama dengan penghasilan yang sama. Namun 7bl setelah ia amalkan, ia ditakdirkan Allah berangkat bersama 3 anaknya, istrinya, dan 20 anak orang lain! Koq ada anak orang lain? Rupanya ia bersedekah saban Jum’at pagi. Memberi sarapan bagi anak-anak kawan anak-anaknya. 20 orang. Saban Jum’at pagi juga ia kemudian membaca ismuwloohil a’dzhom ini. Diikuti oleh istrinya, 3 anaknya, dan 20 anak tersebut. Kali ini, ketika ibadah ini tidak ia lakukan sendiri, ia tidak tega berdoa untuk dirinya saja. Dengan kekurangpolan keyakinan, ia berdoa, agar kiranya Allah memberi semua yang berdoa kesempatan ke Baitullah. Ia bahkan tidak membayangkan bahwa Allah akan mengabulkan permintaannya ini bersamaan perginya. Satu-satu, itu yang ia bayangkan. Tapi itulah Kuasa Allah. Di antara jutaan orang yang ke tanah suci, umrah liburan 2009, adalah 25 orang yang mendawamkan ismuwloohil a’dzhom dan sedekah Jum’at pagi. Ya, ayah ini, jalan bersama istrinya, 3 anaknya, dan 20 anak-anak yang bersama-samanya berdoa. Ismuwloohil a’dzhom itu apa sih? Dan bagaimana sedekah Jum’at pagi kekuatannya? Apa bedanya dengan sedekah di hari biasa? Dan apa iya kudu nungguin Jum’at? Please learn more at www.kuliah-online.com
Hozairi
Sukses Harus Di Mulai Dari Mimpi

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter